{"id":4167,"date":"2015-08-17T03:06:54","date_gmt":"2015-08-16T20:06:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/"},"modified":"2015-08-17T03:06:54","modified_gmt":"2015-08-16T20:06:54","slug":"standar-nasional-perpustakaan-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/","title":{"rendered":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Salam hangat, Sobat Desa!<\/p>\n<p>Perpustakaan desa merupakan bagian penting dalam pengembangan masyarakat desa. Keberadaannya menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengakses informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan Standar Nasional Perpustakaan Desa (SNPD) sebagai acuan dalam mengelola dan mengembangkan perpustakaan desa. Nah, apakah Sobat Desa sudah memahami tentang SNPD yang akan kita bahas pada kesempatan ini?<br \/>\n<H2>Definisi Standar Nasional Perpustakaan Desa<\/H2><\/p>\n<p>Tahukah Anda tentang Standar Nasional Perpustakaan Desa, sebuah pedoman resmi yang menjadi landasan penyelenggaraan perpustakaan desa? Pedoman ini hadir sebagai acuan penting untuk memastikan perpustakaan desa dikelola secara profesional dan memberikan layanan yang mumpuni kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Standar Nasional Perpustakaan Desa merupakan panduan komprehensif yang mengatur berbagai aspek penyelenggaraan perpustakaan desa, mulai dari koleksi buku, fasilitas, hingga sumber daya manusia. Dengan adanya standar ini, perpustakaan desa bisa menjadi pusat literasi dan pengembangan masyarakat yang efektif di pedesaan.<\/p>\n<p>Keberadaan Standar Nasional Perpustakaan Desa tidak hanya memastikan kualitas layanan perpustakaan desa, tetapi juga menjadi tolok ukur bagi pemerintah daerah dalam mengalokasikan sumber daya dan memberikan pembinaan kepada perpustakaan desa. Dengan demikian, perpustakaan desa dapat menjalankan fungsinya sebagai pusat informasi, pendidikan, dan rekreasi bagi masyarakat desa.<\/p>\n<h2>Tujuan Standar Nasional Perpustakaan Desa<\/h2>\n<p>Pemerintah telah menetapkan Standar Nasional Perpustakaan Desa (SNPD) untuk memastikan perpustakaan di desa-desa dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Dengan demikian, masyarakat desa dapat mengakses informasi dan mengembangkan budaya literasi yang kuat.<\/p>\n<h2>Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perpustakaan<\/h2>\n<p>SNPD bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan desa. Melalui penerapan standar ini, perpustakaan diharapkan dapat menyediakan koleksi bahan bacaan yang lengkap dan relevan, serta memberikan layanan informasi dan literasi yang optimal.<\/p>\n<h2>Mendukung Pembangunan Desa<\/h2>\n<p>Perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tapi juga berperan penting dalam mendukung pembangunan desa. Dengan menyediakan akses terhadap pengetahuan dan informasi, perpustakaan membantu masyarakat desa mengembangkan keterampilan, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada kemajuan desa.<\/p>\n<h2>Memfasilitasi Pemberdayaan Masyarakat<\/h2>\n<p>SNPD memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa melalui perpustakaan. Masyarakat dapat memanfaatkan perpustakaan untuk memperoleh informasi tentang hak-hak mereka, peluang ekonomi, dan isu-isu sosial yang penting. Dengan demikian, mereka dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.<\/p>\n<h2>Menjaga Kelestarian Budaya<\/h2>\n<p>Perpustakaan desa juga berperan menjaga kelestarian budaya lokal. Dengan mengumpulkan dan melestarikan warisan budaya, seperti cerita rakyat, sejarah lokal, dan karya seni, perpustakaan membantu masyarakat desa memahami dan menghargai jati diri mereka.<\/p>\n<h2>Aspek yang Diatur Standar Nasional Perpustakaan Desa<\/h2>\n<p>Demi memajukan pengetahuan dan literasi di pelosok negeri, pemerintah telah menetapkan Standar Nasional Perpustakaan Desa (SNPPD). SNPPD merupakan pedoman komprehensif yang mengatur berbagai aspek perpustakaan desa, mulai dari kelembagaan hingga tenaga perpustakaan.<\/p>\n<h2>Aspek Kelembagaan<\/h2>\n<p>SNPPD mengatur struktur organisasi, tata kerja, dan tata tertib perpustakaan desa. Perpustakaan desa diharuskan memiliki pengurus yang terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan penggiat literasi. Pengurus ini bertanggung jawab mengelola perpustakaan secara profesional dan akuntabel.<\/p>\n<h2>Aspek Koleksi<\/h2>\n<p>SNPPD mensyaratkan perpustakaan desa memiliki koleksi bahan pustaka yang relevan dan memadai. Koleksi ini meliputi buku, majalah, surat kabar, dan bahan pustaka lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat desa. Koleksi harus dikelola dengan baik melalui katalogisasi, klasifikasi, dan penataan rak.<\/p>\n<h2>Aspek Layanan<\/h2>\n<p>SNPPD menggarisbawahi pentingnya layanan perpustakaan yang berkualitas. Perpustakaan desa harus menyediakan layanan peminjaman, referensi, dan bimbingan membaca. Selain itu, perpustakaan juga dapat menyelenggarakan kegiatan literasi seperti lomba membaca, diskusi buku, dan pelatihan menulis.<\/p>\n<h2>Aspek Sarana Prasarana<\/h2>\n<p>SNPPD mengatur standar sarana prasarana perpustakaan desa. Perpustakaan harus memiliki ruang baca yang nyaman, rak buku yang memadai, komputer, dan jaringan internet. Fasilitas ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi masyarakat.<\/p>\n<h2>Aspek Tenaga Perpustakaan<\/h2>\n<p>SNPPD menekankan pentingnya tenaga perpustakaan yang kompeten. Petugas perpustakaan harus memiliki kualifikasi dan pelatihan yang memadai dalam bidang perpustakaan dan informasi. Petugas ini bertanggung jawab melayani masyarakat, mengelola koleksi, dan menyelenggarakan kegiatan literasi.<\/p>\n<h2>Puskomedia: Pendamping Anda dalam Mewujudkan Standar Nasional Perpustakaan Desa<\/h2>\n<p>Puskomedia, sebagai penyedia layanan teknologi informasi terkemuka, memahami pentingnya perpustakaan desa dalam memajukan pengetahuan dan literasi. Melalui layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), Puskomedia menyediakan pendampingan lengkap dan terbaik untuk mendukung kebutuhan desa terkait standar nasional perpustakaan desa. Bersama Puskomedia, desa dapat mewujudkan perpustakaan desa yang modern, berkualitas, dan menjadi pusat literasi bagi masyarakat.<\/p>\n<h2>Dampak Penerapan Standar Nasional Perpustakaan Desa<\/h2>\n<p>Dalam perkembangannya, perpustakaan desa memegang peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Guna mengoptimalkan perannya, pemerintah telah menetapkan Standar Nasional Perpustakaan Desa (SNPD) untuk menjadi acuan dalam pengelolaan perpustakaan desa. Penerapan SNPD memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan, memberdayakan masyarakat, dan mendukung pembangunan desa.<\/p>\n<h2>Peningkatan Mutu Pelayanan Perpustakaan Desa<\/h2>\n<p>SNPD mengamanatkan perpustakaan desa untuk menyediakan layanan yang komprehensif dan berkualitas. Perpustakaan harus menyediakan koleksi bahan pustaka yang beragam, akses internet, serta layanan informasi dan referensi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan secara mudah dan cepat.<\/p>\n<h2>Pemberdayaan Masyarakat<\/h2>\n<p>Perpustakaan desa berperan sebagai pusat belajar dan pengembangan masyarakat. Dengan adanya SNPD, perpustakaan diharapkan dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi, pelatihan, dan diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat dapat terberdayakan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.<\/p>\n<h2>Dukungan Pembangunan Desa<\/h2>\n<p>Perpustakaan desa menjadi sumber informasi penting bagi pemerintah desa dalam merencanakan dan melaksanakan program-program pembangunan. Data dan informasi yang tersedia di perpustakaan dapat membantu pemerintah desa dalam mengidentifikasi potensi desa, memecahkan masalah, serta mengukur keberhasilan program pembangunan.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Puskomedia hadir sebagai pendamping tepercaya bagi desa-desa dalam penerapan Standar Nasional Perpustakaan Desa. Dengan layanan Panda Sistem Informasi Desa (www.panda.id), Puskomedia menyediakan pendampingan lengkap dan terbaik untuk mendukung kebutuhan desa, mulai dari penyediaan perangkat lunak, pelatihan tenaga perpustakaan, hingga pemantauan dan evaluasi kinerja perpustakaan. Percayakan pada Puskomedia, mitra desa yang siap membantu mewujudkan perpustakaan desa yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.<br \/>\nSobat Desai,<\/p>\n<p>Terima kasih sudah membaca artikel menarik di Puskomedia. Agar lebih banyak orang bisa merasakan manfaat dari artikel ini, yuk bagikan ke teman, keluarga, dan orang-orang terdekatmu melalui tombol berbagi di bawah ini.<\/p>\n<p>Jangan lupa juga untuk menjelajahi artikel menarik lainnya di Puskomedia. Kami menyajikan beragam topik berita aktual, artikel feature, dan ulasan yang akan memperkaya wawasanmu.<\/p>\n<p>Klik tautan berikut untuk membaca artikel terbaru dan terpopuler di Puskomedia:<\/p>\n<p>[Tautan ke halaman artikel terbaru]<\/p>\n<p>Dengan membagikan dan membaca artikel-artikel kami, kamu turut berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan Puskomedia sebagai sumber terpercaya untuk mendapatkan berita dan informasi yang kamu butuhkan.<\/p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salam hangat, Sobat Desa! Perpustakaan desa merupakan bagian penting dalam pengembangan masyarakat desa. Keberadaannya menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengakses informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Untuk&#8230;<\/p>\n<div class=\"more-link-wrapper\"><a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\">Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia<\/span><\/a><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":6,"footnotes":"","_meowseo_title":"","_meowseo_description":"","_meowseo_robots_noindex":false,"_meowseo_robots_nofollow":false,"_meowseo_canonical":"","_meowseo_og_title":"","_meowseo_og_description":"","_meowseo_og_image":0,"_meowseo_twitter_title":"","_meowseo_twitter_description":"","_meowseo_twitter_image":0,"_meowseo_focus_keyword":"","_meowseo_keyword_synonyms":"","_meowseo_direct_answer":"","_meowseo_schema_type":"","_meowseo_schema_config":"","_meowseo_gsc_last_submit":0},"categories":[434],"tags":[],"class_list":["post-4167","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","entry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salam hangat, Sobat Desa! Perpustakaan desa merupakan bagian penting dalam pengembangan masyarakat desa. Keberadaannya menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengakses informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Untuk&#8230;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tentang | PuskoMedia Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-16T20:06:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"PuskoMedia Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"PuskoMedia Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"PuskoMedia Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf\"},\"headline\":\"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia\",\"datePublished\":\"2015-08-16T20:06:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/\"},\"wordCount\":1022,\"commentCount\":0,\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/\",\"name\":\"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2015-08-16T20:06:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/standar-nasional-perpustakaan-desa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tentang | PuskoMedia Indonesia\",\"description\":\"Pionir Smart Society 5.0 Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf\",\"name\":\"PuskoMedia Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"PuskoMedia Indonesia\"},\"description\":\"Leader &amp; Founder PuskoMedia Indonesia. Pemuda yang hobi jail namun murah senyum. Sering kena bales gara-gara enggak bisa ngomong R.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/puskomedia.id\\\/blog\\\/author\\\/puskomedia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia","og_description":"Salam hangat, Sobat Desa! Perpustakaan desa merupakan bagian penting dalam pengembangan masyarakat desa. Keberadaannya menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengakses informasi, pengetahuan, dan keterampilan. Untuk&#8230;","og_url":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/","og_site_name":"Tentang | PuskoMedia Indonesia","article_published_time":"2015-08-16T20:06:54+00:00","author":"PuskoMedia Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"PuskoMedia Indonesia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/"},"author":{"name":"PuskoMedia Indonesia","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf"},"headline":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia","datePublished":"2015-08-16T20:06:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/"},"wordCount":1022,"commentCount":0,"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/","url":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/","name":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia - Tentang | PuskoMedia Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2015-08-16T20:06:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/standar-nasional-perpustakaan-desa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Standar Nasional untuk Perpustakaan Desa di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/","name":"Tentang | PuskoMedia Indonesia","description":"Pionir Smart Society 5.0 Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/#\/schema\/person\/9377844b99a094d2a125843cc15dfcdf","name":"PuskoMedia Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/660ceeb78a307b8552c0328f583ce84b702f189c64bb98794061dc4f6d343634?s=96&d=mm&r=g","caption":"PuskoMedia Indonesia"},"description":"Leader &amp; Founder PuskoMedia Indonesia. Pemuda yang hobi jail namun murah senyum. Sering kena bales gara-gara enggak bisa ngomong R.","url":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/author\/puskomedia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4167\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskomedia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}